ROM HP Xiaomi Stable, Distributor, Dev, Apa Bedanya?

oleh -8 views

ROM HP Xiaomi itu memang ada banyak sekali jenisnya. Masing-masing jenis ROM yang biasa digunakan di dalam HP Xiaomi itu juga punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda-beda.

Oleh karena punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda-beda, maka anda yang tertarik untuk mencoba melakukan custom ROM pada HP yang anda miliki harus tau terlebih dahulu apa saja jenis ROM yang biasa digunakan di kebanyakan HP merek Xiaomi tersebut.

Selain itu, anda juga harus bisa membedakan antara satu jenis ROM dengan yang lainnya.

Masalahnya, apakah anda sudah paham betul dengan apa saja jenis ROM yang biasa digunakan pada HP Xiaomi tersebut? Sudah pahamkah anda dengan ROM stable, Dev, Distributor, Global, dan Stable itu?

Bagi anda yang belum tau apa yang dimaksud dengan ROM Stable, Global, Dev, Distributor dan sebagainya tersebut, anda bisa mempelajari selengkapnya di dalam artikel ini.

3 Jenis ROM HP Xiaomi yang Biasa Digunakan di Pasaran

Jika berbicara mengenai HP Xiaomi, hal yang paling sering diperbincangkan adalah tentang sistem operasinya. Tidak seperti HP lain, Xiaomi memiliki banyak sekali jenis ROM yang digunakan.

Bila dilihat di pasaran, setidaknya ada 3 macam jenis ROM yang bisa anda temukan. Lalu apa saja 3 macam jenis ROM yang paling sering digunakan pada HP Xiaomi tersebut? Berikut adalah macam-macam jenis ROM yang biasanya digunakan pada HP Xiaomi di pasaran tersebut:

  1. ROM Distributor

ROM distributor ini aslinya adalah ROM resmi dari Xiaomi. Namun sayangnya, ROM distributor ini sudah dimodifikasi oleh distributor-distributor lokal.

Sebagai akibat dari modifikasi tersebut, banyak juga yang justru menyisipkan berbagai bloatware kedalam HP Xiaomi.

Selain bloatware, ada banyak juga oknum distributor yang menyusupi ROM dengan iklan untuk memperkaya dirinya sendiri.

Lalu bagaimana cara mudah untuk mengetahui bahwa HP Xiaomi anda menggunakan ROM distributor ini? Berikut ini adalah beberapa cara mengetahui apakah HP Xiaomi anda menggunakan ROM distributor atau tidak:

  • HP Xiaomi dengan ROM distributor tidak mungkin mendapatkan update sistem

Kenapa HP Xiaomi dengan ROM distributor tidak akan mendapatkan update sistem? Karena ROM yang terpasang di dalam HP adalah hasil modifikasi dari distributor bukan dari Xiaomi secara resmi.

  • Versi MIUI jauh lebih banyak dibandingkan versi asli

Selain tidak pernah mendapatkan update sistem, HP Xiaomi yang menggunakan ROM distributor itu juga bisa dikenali dengan versi MIUI yang digit angkanya jauh lebih banyak dari versi MIUI resmi.

Pada umumnya, versi MIUI distributor itu versinya terdiri dari minimal 5 digit angka atau bahkan lebih.

  • Sudah dilengkapi dengan pilihan bahasa Indonesia

Meskipun belum tentu ROM Xiaomi yang memiliki pilihan bahasa Indonesia itu adalah ROM distributor, namun semua ROM distributor itu pasti sudah dilengkapi dengan pilihan bahasa Indonesia.

Kenapa? Karena hal tersebut dilakukan untuk mempermudah pemasaran HP Xiaomi illegal di Indonesia ini.

Jika anda mau membeli HP Xiaomi, memang anda sebisa mungkin disarankan untuk tidak membeli yang menggunakan jenis ROM HP Xiaomi distributor ini.

  1. ROM Stable

Jika ROM distributor itu adalah ROM tidak resmi dari HP Xiaomi, maka ROM yang resmi dari Xiaomi adalah ROM stable.

ROM stable ini dikembangkan secara langsung oleh Xiaomi. Sama halnya seperti ROM distributor, ROM stable ini juga memiliki ciri-ciri khusus. Berikut ini adalah beberapa ciri khusus dari ROM stable dari Xiaomi:

  • Tidak dilengkapi dengan aplikasi dari Google

Ciri utama dari ROM stable dari HP Xiaomi adalah tidak ada satupun aplikasi Google di dalamnya. Yang dimaksud dengan aplikasi Google adalah seperti Playstore, Chrome, Youtube, Google Maps, dan masih banyak lagi.

Namun meskipun tidak ada aplikasi Google, anda bisa memasangnya sendiri jika memang membutuhkan. Proses pemasangan aplikasi Google juga tidak sulit.

  • Rutin diperbarui

Ciri lain dari ROM stable di HP Xiaomi adalah sistemnya rutin diperbarui. Kenapa? Karena ROM stable merupakan ROM resmi.

Karena merupakan ROM resmi, maka ROM tersebut akan mendapatkan pembaruan kurang lebih sekitar 2 minggu sampai 1 bulan sekali dari Xiaomi resmi.

  • ROM sangat stabil

Karena termasuk ROM dari Xiaomi resmi, ROM stable ini juga sudah dijamin bisa berfungsi dengan baik.

Ketika menggunakan ROM stable ini, kemungkinan besar anda tidak akan mengalami masalah karena bug. Pasalnya, ROM stable memang biasanya 99,9% sudah sangat stabil untuk digunakan.

Sebagai tambahan, ROM stable ini merupakan jenis ROM Xiaomi yang terbagi menjadi 2 jenis lagi. ROM stable ini terbagi menjadi ROM stable global dan juga ROM stable Cina.

Apa bedanya ROM stable global dan Cina? Yang membedakan antara 2 jenis ROM stable HP Xiaomi tersebut terletak pada pilihan bahasanya.

Pada ROM stable global sudah terdapat pilihan bahasa Indonesia. Sedangkan pada ROM stable Cina hanya terdapat pilihan bahasa Inggris dan Cina saja.

Selain itu, ROM stable global juga sudah dilengkapi dengan Playstore. Sedangkan untuk ROM stable Cina sama sekali tidak dilengkapi dengan Playstore di dalamnya.

  1. ROM Developer atau ROM Dev

Selain ROM stable, ROM Developer atau juga sering dikenal dengan sebutan ROM Dev itu juga termasuk ROM resmi dari HP Xiaomi.

Hanya saja, ROM Dev ini biasanya memang hanya digunakan oleh para developer aplikasi. Karena biasanya digunakan oleh pembuat aplikasi, ROM Developer ini punya beberapa ciri seperti berikut ini:

  • Cukup sering diperbarui oleh Xiaomi

Karena digunakan oleh para developer, ROM Dev ini adalah jenis ROM resmi HP Xiaomi yang paling rutin diperbarui versinya.

Hampir setiap minggu versi ROM Dev ini mendapatkan pembaruan dari pihak Xiaomi secara resmi.

  • Masih ada bug di dalamnya

Disebabkan karena merupakan ROM Developer atau ROM uji coba, maka jangan heran jika terkadang anda justru mengalami masalah bug setelah melakukan pembaruan versi ROM.

Hal tersebut disebabkan karena memang ROM Dev ini sebagian besar digunakan untuk uji coba oleh para developer.

  • Bisa menikmati berbagai fitur baru dari Xiaomi lebih dulu

Namun meskipun sering ada bug, pengguna ROM Dev ini juga bisa menikmati berbagai macam fitur baru dari Xiaomi lebih dulu dari pengguna lain.

Kenapa? Karena pengguna ROM Dev ini adalah yang dipilih untuk melakukan uji coba jika ada fitur baru yang mau dikeluarkan oleh Xiaomi.

Sama halnya seperti ROM stable, ROM HP Xiaomi versi developer ini juga terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu ROM Dev global dan Cina.

Yang membedakan antara ROM Dev Global dan Cina hanyalah pada ketersediaan pilihan bahasa Indonesianya saja. Pada ROM Dev Cina, anda sama sekali tidak bisa menemukan pilihan bahasa Indonesia.

Lalu dari 3 pilihan ROM tersebut, manakah ROM HP Xiaomi yang paling disarankan untuk digunakan? Semua itu kembali lagi kepada anda.

Jika anda adalah tipikal pengguna yang tidak mau repot, tentu ROM yang disarankan untuk anda gunakan adalah ROM stable versi global. Namun jika anda adalah orang yang suka mengotak-atik ROM HP Xiaomi, sudah pasti yang paling cocok untuk anda gunakan adalah ROM Developer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *